Manajemen Asma (Asthma Management)

7:08 AM

Manajemen Asma (Asthma Management)


Definisi Manajemen Asma

Yaitu Identifikasi, pengobatan dan pencegahan reaksi terhadap peradangan / penyempitan pada saluran napas.

Manajemen Asma (Asthma Management)
Manajemen Asma

Intervensi Manajemen Asma:

  1. Tentukan status pernafasan awal untuk digunakan sebagai titik perbandingan
  2. Pengukuran dokumen baseline dalam catatan klinis
  3. Bandingkan status saat ini dengan status sebelumnya untuk mendeteksi perubahan status pernapasan
  4. Pantau laju aliran ekspirasi puncak / peak expiratory flow rate (PERF), yang sesuai
  5. Eduksi pasien tentang penggunaan meteran PERF di rumah
  6. Pantau reaksi asma
  7. Tentukan klien / keluarga tentang pengertian penyakit dan manajemen
  8. Instruksikan klien / keluarga pada obat anti-inflamasi dan bronkodilator dan penggunaannya yang tepat
  9. Ajarkan teknik yang tepat untuk menggunakan obat dan peralatan (mis., Inhaler, nebulizer, peak flow meter)
  10. Tentukan kepatuhan dengan perawatan yang ditentukan
  11. Dorong verbalisasi perasaan tentang diagnosis, pengobatan, dan dampaknya pada gaya hidup
  12. Identifikasi pemicu yang diketahui dan reaksi biasa dilakukan
  13. Ajarkan klien untuk mengidentifikasi dan menghindari pemicu sebaik mungkin
  14. Buat rencana tertulis dengan klien untuk mengelola eksaserbasi
  15. Membantu dalam penetapan tanda / gejala reaksi asma yang akan datang dan pelaksanaan tindakan tanggap yang tepat
  16. Pantau laju, ritme, kedalaman, dan upaya respirasi
  17. Catat timbulnya, karakteristik, dan durasi batuk
  18. Amati gerakan dada, termasuk simetri, penggunaan otot-otot aksesori, dan retraksi otot supraklavikular dan interkostal
  19. auskultasi bunyi napas , mencatat daerah penurunan / absennya ventilasi dan suara-suara adventif
  20. Berikan obat sesuai kebijakan dan pedoman prosedural
  21. auskultasi  suara paru setelah perawatan untuk menentukan hasil
  22. Tawarkan minuman hangat untuk diminum, sebagaimana mestinya
  23. Latih pasien dalam teknik pernapasan / relaksasi
  24. Gunakan pendekatan yang relaksional dan menenteramkan selama serangan asma
  25. Informasikan klien / keluarga tentang kebijakan & prosedur untuk membawa & pelaksanaan obat asma di tempat kerja atau sekolah
  26. Informasikan orang tua / wali ketika anak membutuhkan / menggunakan obat PRN di sekolah, yang sesuai
  27. Rujuk untuk penilaian medis, yang sesuai
  28. Buat jadwal perawatan tindak lanjut secara teratur
  29. Instruksikan dan pantau staf sekolah yang bersangkutan dalam prosedur darurat
  30. Meresepkan dan / atau memperbarui obat asma, yang sesuai

Daftar Sumber Pustaka :
  • American Academy of Allergy, Asthma and Immunology. (2009). Pediatric Asthma: Mempromosikan Praktik Terbaik. Panduan untuk Mengelola Asma pada Anak. Milwaukee, WI: Author.
  • National Asthma Education and Prevention Program. Second Expert Panel. (2007). Gpedoman untuk Diagnosis dan Manajemen Asma. NIH Publication No. 97-4051.
  • Szilagyi, P. & Kemper, K. (2009). Penatalaksanaan asma kronik pada masa kanak-kanak di pelayanan kesehatan perawatan primer. Pediatric Annuals, 28(1), 43-52.
  • University of Michigan Health System. (2010). Asthma: Pedoman untuk perawatan klinis. http://www.cme.med. umich.edu.
  • Yoos, & McMullen (2009). Pemantauan gejala pada asma masa kanak-kanak: Cara menggunakan peak flow meter. Pediatric Annals, 28(1), 31-39.

Baca Juga :

Sekianlah pertemuan kita kali ini yang membahas mengenai Manajemen Asma (Asthma Management), semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua dalam mengerjakan pembuatan tugas keperawatannya.

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Manajemen Asma (Asthma Management), semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar