Diagnosa Gangguan Sirkulasi Spontan SDKI, SLKI, SIKI Lengkap

9:49 PM

 Diagnosa Gangguan Sirkulasi Spontan SDKI, SLKI, SIKI Lengkap


Berikut ini artikel perawatkitasatu.com mengenai Diagnosa Gangguan Sirkulasi Spontan SDKI, SLKI, SIKI Lengkap


Diagnosa Gangguan Sirkulasi Spontan SDKI, SLKI, SIKI Lengkap
Diagnosa Gangguan Sirkulasi Spontan SDKI, SLKI, SIKI Lengkap




SDKI Gangguan Sirkulasi Spontan (Standar Diagnosa Keperawatan)

D.0007 Gangguan Sirkulasi Spontan


DEFINISI
  • Ketidakmampuan untuk mempertahankan sirkulasi yang adekuat untuk menunjang kehidupan

PENYEBAB
  • Abnormalitas kelistrikan jantung
  • Abnormalitas struktur jantung
  • Penurunan fungsi ventrikel


GEJALA & TANDA MAYOR

  1. Subjektif 

    • Tidak tersedia
  2. Objektif 

    • Frekuensi nadi <50 kali/menit atau >150 kali/menit
    • Tekanan darah sistolik <60 mmHg atau >200 mmHg
    • Frekuensi nafas <6 kali/menit atau >30 kali/menit
    • Kesadaran menurun atau tidak sadar

GEJALA & TANDA MINOR
  1. Subjektif 

    • tidak tersedia
  2. Objektif 

    • Suhu tubuh <34,5 C
    • Tidak ada produksi urin dalam 6 jam
    • Saturasi oksigen <85%
    • Gambaran EKG menunjukkan aritmia letal ( mis. Ventricular Tachycardia [VT], Ventrikular Fibrilation [VF], Asistol, Pulseless Electrical Activity [PEA])
    • Gambarn EKG menunjukkan aritmia mayor (mis. AV block derajat2 tipe 2, AV block total, takiaritmia/bradiaritmia, Supraventrikular Tachycardia [SVT], Ventricular Extrasystole Symptomatik [VES])
    • ETCO2 <35 mmHg

KONDISI KLINIS TERKAIT
  • Henti jantung
  • takikardia
  • Bradikardia
  • Sindrom koroner akut
  • Gagal jantung
  • Kardiomiopati
  • Miokarditis
  • Disritmia




SLKI Gangguan Sirkulasi Spontan (Standar Luaran Keperawatan Indonesia)

L.01007 Gangguan Sirkulasi Spontan

TUJUAN:

  • Setelah dilakukan tindakan keperawatan .....x24 sirkulasi adekuat meningkat


No Kriteria Hasil Meningkat Cukup Meningkat Sedang Cukup Menurun Menurun
1 Frekuensi Nadi 1 2 3 4 5
2 Tekanan Darah 1 2 3 4 5
3 Frekuensi napas 1 2 3 4 5
4 Saturasi Oksigen 1 2 3 4 5

No Kriteria Hasil Menurun Cukup Menurun Sedang Cukup Meningkat Meningkat
1 Tingkat Kesadaran 1 2 3 4 5





SIKI Gangguan Sirkulasi Spontan (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Gangguan Sirkulasi Spontan)

Intervensi Gangguan Sirkulasi Spontan

Resusitasi jantung paru
Observasi: 
  • Identifikasi keamanan penolong, pasien dan lingkungan
  • Identifikasi respon pasien ( mis memanggil pasien, menepuk bahu pasien)
  • Monitor nadi karotis dan napas setiap 2 menit atau 5 siklus RJP
Terapeutik: 
  • Pakai alat pelindung diri
  • Aktifkan emergency medical system atau berteriak meminta tolong
  • Posisikan pasien telentang ditempat datar dan    keras
  • Atur posisi penolong berlutut disamping korban
  • Raba nadi karotis selama <10 derik
  • Berikan rescue breathing jika ditemukan ada nadi tetapi tidak ada napas
  • Kompresi dada 30 kali dikombinasikan dengan bantuan napas (ventilasi) 2 kali jika ditemukan tidak ada nadi dan tidak ada napas
  • Kompresi dengan tumit telapak tangan menumpuk diatas telapak tangan yang lain tegak lurus pada pertengahan dada (seperdua bawah sternum)
  • Kompresi dengan kedalaman kompresi 5-6cm dengan kecepatan 100-120 kali/menit
  • Bersihkan dan buka jalan napas dengan head tilt-chin lift atau jaw thrust (jika curiga cedera servikal)
  • Berikan bantuan napas dengan menggunkan bag valve mask dengan teknik EC-clamp
  • Kombinasikan kompresi dan ventilasi selama 2 menit atau sebanyak 5 siklus
  • Hentikan RJP jika ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan ,penolong yang lebih mahir dating, ditemukan adanya tanda-tanda kematian biologis, do not resuscitation (DNR)
Edukasi 
  • Jelaskan tujuan dan procedure tindakan kepada keluarga atau pengantar pasien
Kolaborasi
  • Kolaborasi  tim medis untuk bantuan hidup lanjut

Manajemen defibrilasi
Observasi
  • Periksa irama pada monitor setelah RJP 2 menit
Teraupetik 
  • Lakukan resusitasi jantung paru (RJP) hingga mesin defibrillator siap
  • Siapkan dan hidupkan mesin defibrillator
  • Pasang monitor EKG
  • Pastikan irama EKG henti jantung (VF atau VT tanpa nadi)
  • Atur jumlah energy dengan mode asynchronized (360 joule untuk monofasik dan 120-200 joule untuk bifasik)
  • Angkat paddle dari mesin dan oleskan jeli pada paddle
  • Tempelkan paddle sternum (kanan) pada sisi kanan sternum dibawah klavikula dan paddle apeks (kiri) pada garis midaksilaris setinggi elektroda V6
  • Isi energi dengan menekan tombol charge pada paddle atau tombol charge pada mesin defibrillation dan menunggu hingga energy yang diinginkan tercapai
  • Hentikan RJP saat defibrillation siap
  • Teriak bahwa defibrillation telah siap (mis “I’m clear, you’re clear, everybody’s clear)
  • Berikan syok dengan menekan tombol pada kedua paddle bersamaan
  • Angkat paddle dan langsung lanjutkan RJP tanpa menunggu hasil irama yang muncul pada monitor setelah pemberian defibrilasi
  • Lanjutkan RJP sampai 2 menit


Referensi :
  • Ackley,B.J.,Ladwig, G,B., & Makic,M. B. F. (2017). Nursing Diagnosis Handbook, An  Evidence-Based Guide to Planning Care. 11th Ed. St, Louis: Elsevier
  • Harris, Polly. (2013). Early warning scores in cardiac arrest patients. British Journal of Cardiac Nursing, Vol. 8, No. 9 
  • Herdman, T.H. & Kamitsuru, S. (2014). NANDA International Nursing Diagnoses: Definitions & Classification, 2015–2017. 10nd ed. Oxford: Wiley Blackwell.
  • Odell, M. (2015). Detection and management of the deteriorating ward patient: an evaluation of nursing practice. J Clin Nurs. 2015 Jan;24(1-2):173-82. doi: 10.1111/jocn.12655. Epub 2014 Jul 8.
  • Surrena, H. (2010). Handbook for Medical Durgical Nursing. Philladephia: wolters kluwer Health
  • Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2018). SDKI : Definisi dan Indikator Diagnosis. PPNI: Jakarta
  • Won Young Kim, Yu Jung Shin, Jin Mi Lee, Jin Won Huh, Younsuck Koh, Chae-Man Lim, & Sang Bum Hong. (2015). Modified Early Warning Score Changes Prior to Cardiac Arrest in General Wards. PLoS One. 2015; 10(6): e0130523.  doi: 10.1371/journal.pone.0130523



Sumber Perawat Kita Satu dan perawat.my.id

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Diagnosa Gangguan Sirkulasi Spontan SDKI, SLKI, SIKI Lengkap, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar