Penerapan Kompres hangat/ Dingin (Heat/Cold Application)

7:08 PM

Penerapan Kompres Hangat / Dingin (Heat/Cold Application)


Definisi Heat/Cold Application 

Yaitu Stimulasi kulit dan jaringan di bawahnya dengan hangat atau dingin untuk tujuan mengurangi rasa sakit, kejang otot, atau peradangan.

Penerapan Kompres hangat/ Dingin (Heat/Cold Application)
Heat/Cold Application

Intervensi :

  1. Jelaskan penggunaan kompes hangat atau dingin, alasan perawatan, dan bagaimana itu akan mempengaruhi gejala pasien
  2. Lindungi terhadap kontraindikasi terhadap dingin atau hangat, seperti penurunan atau tidak adanya sensasi, penurunan sirkulasi, dan penurunan kemampuan untuk berkomunikasi
  3. Pilih metode stimulasi yang nyaman dan mudah tersedia, seperti kantong plastik tahan air dengan es yang mencair; paket gel beku; amplop es kimia; pencelupan ke es; kain atau handuk dalam freezer untuk dingin; botol air hangat; pad pemanas listrik; kompres hangat dan lembab; perendaman dalam bak atau pusaran air; parafin; mandi sitz; pancaran terang; atau bungkus plastik untuk hangat
  4. Tentukan ketersediaan dan kondisi kerja yang aman dari semua peralatan yang digunakan untuk aplikasi hangat atau dingin
  5. Menentukan kondisi kulit dan mengidentifikasi perubahan yang membutuhkan perubahan dalam prosedur atau kontraindikasi terhadap stimulasi
  6. Pilih situs stimulasi, pertimbangkan situs alternatif ketika aplikasi langsung tidak memungkinkan (misalnya, berdekatan dengan, distal ke, antara area yang terpengaruh dan otak, dan kontralateral)
  7. Bungkus alat kompres hangat/ dingin dengan kain pelindung, jika perlu
  8. Gunakan kain lembap di samping kulit untuk meningkatkan sensasi dingin / hangat, bila perlu
  9. Instruksikan bagaimana menghindari kerusakan jaringan yang berhubungan dengan hangat/ dingin
  10. Periksa suhu kompres, terutama saat menggunakan kompres hangat
  11. Tentukan durasi kompres berdasarkan respon verbal, perilaku, dan biologis individu
  12. Tentukan waktu semua kompres dengan hati-hati
  13. Oleskan dingin / hangat langsung di atau dekat lokasi yang terkena, jika memungkinkan
  14. Periksa daerah kompres dengan saksama untuk tanda-tanda iritasi kulit atau kerusakan jaringan sepanjang 5 menit pertama dan kemudian sering selama perawatan
  15. Evaluasi kondisi umum, keamanan, dan kenyamanan selama perawatan
  16. Posisi untuk memungkinkan pergerakan dari sumber suhu, jika diperlukan
  17. Instruksikan untuk tidak menyesuaikan pengaturan suhu secara mandiri tanpa instruksi sebelumnya
  18. Ubah daerah pengkompresan dingin / hangat atau beralih bentuk stimulasi, jika bantuan tidak tercapai
  19. Instruksikan bahwa kompres dingin dapat terasa nyeri sebentar, dengan mati rasa sekitar 5 menit setelah stimulasi awal
  20. Instruksikan indikasi untuk, frekuensi, dan prosedur untuk kompres
  21. Anjurkan untuk menghindari cedera pada kulit setelah stimulasi
  22. Evaluasilah dan catat respon terhadap kompres hangat/ dingin

Sumber Daftar  Pustaka :
  • Herr, & Mobily (2012). Intervensi berhubungan dengan rasa sakit. Simposium tentang Intervensi Keperawatan. Nursing Clinics of North America, 27(2), 347-370.
  • McCaffery, & Beebe (2009). Rasa sakit. Panduan klinis untuk praktik keperawatan. St. Louis: Mosby.
  • Perry & Potter (2008).Keterampilan dan teknik keperawatan klinis. St. Louis: Mosby.
  • Ridgeway, Brauer, Cross,Daniels, & Steffes (2008). Aplikasi Kompres hangat dan dingin. Terapi komplementer / alternatif dalam keperawatan. New York: Springer Publishing Company.
  • Sorensen & Luckmann, J. (2006). Keperawatan dasar: Pendekatan psikofisiologis. Philadelphia: W.B. Saunders.

Baca  Juga :

Demikianlah perjumpaan kita kali ini yang membahas mengenai Penerapan Kompres hangat/ Dingin (Heat/Cold Application) ini, semoga apa yang telah kami berikan dan sajikan ini bermanfaat bagi teman-teman semua, aamiin.

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Penerapan Kompres hangat/ Dingin (Heat/Cold Application), semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar