Askep Gangguan Mobilitas Fisik Pasien Serebrovaskular

Asuhan keperawatan (Askep) Gangguan Mobilitas Fisik (Pasien Serebrovaskular) NIC NOC


Diagnosis Medis: Kecelakaan Serebrovaskular
Masalah: Gangguan Mobilitas Fisik Berhubungan dengan Keterlibatan Neuromuskular

Penilaian

Subyektif: 
  • (tidak ada)
Objektif:
  • hemiplegia kanan
  • ROM terbatas
  • sulit berubah
  • gerakan melambat
  • Kekuatan otot lengan kanan: 0/5; kaki kanan: 0/5; lengan kiri: 5/5; kaki kiri: 5/5
  • perubahan gaya berjalan
  • Ketidakstabilan Postural selama kinerja rutin ADL
  • gerakan diinduksi sesak napas / tremor


Diagnosis Keperawatan
  • Gangguan Mobilitas Fisik Berhubungan Dengan keterlibatan neuromuskuler sekunder akibat infark CVA

Penjelasan Ilmiah

  • Stroke dalam sel saraf di otak mati karena kekurangan oksigen dapat mengakibatkan cacat permanen bagi pasien Karena jalur yang mengirimkan informasi di otak terputus. Gejala-gejala sering terutama mempengaruhi hanya satu sisi tubuh

Tujuan Perencanaan

Jangka pendek:
  • Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 4 jam, pasien bersedia berpartisipasi dalam kegiatan yang diperlukan untuk pasien
Jangka panjang:
  • Setelah  dilakukan intervensi keperawatan selama 3 hari, pasien  akan dapat memperbaiki dan meningkatkan kekuatan dan fungsi bagian tubuh di bagian tubuh yang terkena.
Asuhan keperawatan (Askep) Gangguan Mobilitas Fisik (Pasien Serebrovaskular) NIC NOC
need mobility for our life if not your need nursing intervetion


Intervensi Keperawatan

1. Bina hubungan saling percaya dengan pendekatan assertive
  • Rasional : Untuk mendapatkan kepercayaan terhadap pasien dan mempermudah implementasi keperawatan yang akan dilakukan
2. Pantau dan nilai tanda-tanda vital
  • Rasional : Untuk mendapatkan data dasar klins pasien

3. catat respons emosi / perilaku terhadap masalah imobilitas
  • Rasional : untuk menilai kemampuan fungsional pasien
4. tentukan kesiapan pasien untuk terlibat dalam kegiatan / latihan
  • Rasional : untuk menilai tingkat partisipasi yang diharapkan
5. bantu reposisi tubuh pasien secara berkala dan teratur
  • Rasional : untuk meningkatkan tingkat fungsi yang optimal dan mencegah komplikasi
6. jadwalkan kegiatan latihan ROM aktif atau pasif secara reguler
  • Rasional : membatasi kelelahan, memaksimalkan partisipasi 
7. berikan tindakan keamanan termasuk pencegahan jatuh
  • Rasional : untuk mencegah terjadinya cedera
8. libatkan teknik penghematan energi untuk ADL
  • Rasional : penghmatan energi mencegah cedera pasien dan untuk meningkatkan sirkulasi serta mencegah kontraktur 
9. libatkan pasien dan SO dalam perawatan dan membantu mereka untuk mempelajari cara mengelola masalah imobilitas
  • Rasional : memberikan pendidikan sekaligus pelajaran langsung terhadap pasien dan keluarga mengenai cara perawatan pasien dengan baik dan benar
10. bantu pasien untuk melakukan berbagai gerakan pasif
  • Rasional : gerakan yang sulit dilakukan secara mandiri oleh pasien dapat dibantu dengan asistensi serta mencegah atrofi otot
11. sediakan lingkungan yang tenang untuk pasien setelah periode latihan
  • Rasional : untuk memfasilitasi penyembuhan dan meningkatkan kenyaman pasien

Evaluasi

Jangka pendek:
  • Pasien harus berpartisipasi dalam kegiatan yang diperlukan untuk pasien.
Jangka panjang:
  • Pasien harus memperbaiki dan meningkatkan kekuatan dan fungsi bagian tubuh yang terkena.

Gangguan Mobilitas Fisik (Pasien Serebrovaskular) NIC NOC Versi Tabel

Intervensi Keperawatan Rasional
Bina hubungan saling percaya dengan pendekatan assertive Untuk mendapatkan kepercayaan terhadap pasien dan mempermudah implementasi keperawatan yang akan dilakukan
Pantau dan nilai tanda-tanda vital Untuk mendapatkan data dasar klins pasien
catat respons emosi / perilaku terhadap masalah imobilitas untuk menilai kemampuan fungsional pasien
tentukan kesiapan pasien untuk terlibat dalam kegiatan / latihan untuk menilai tingkat partisipasi yang diharapkan
bantu reposisi tubuh pasien secara berkala dan teratur untuk meningkatkan tingkat fungsi yang optimal dan mencegah komplikasi
jadwalkan kegiatan latihan ROM aktif atau pasif secara reguler membatasi kelelahan, memaksimalkan partisipasi 
berikan tindakan keamanan termasuk pencegahan jatuh untuk mencegah terjadinya cedera
libatkan teknik penghematan energi untuk ADL penghmatan energi mencegah cedera pasien dan untuk meningkatkan sirkulasi serta mencegah kontraktur 
libatkan pasien dan SO dalam perawatan dan membantu mereka untuk mempelajari cara mengelola masalah imobilitas memberikan pendidikan sekaligus pelajaran langsung terhadap pasien dan keluarga mengenai cara perawatan pasien dengan baik dan benar
bantu pasien untuk melakukan berbagai gerakan pasif. gerakan yang sulit dilakukan secara mandiri oleh pasien dapat dibantu dengan asistensi serta mencegah atrofi otot
sediakan lingkungan yang tenang untuk pasien setelah periode latihan untuk memfasilitasi penyembuhan dan meningkatkan kenyaman pasien

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Askep Gangguan Mobilitas Fisik Pasien Serebrovaskular, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar