INKONTINENSIA DEFEKASI NANDA NIC NOC

9:28 AM

INKONTINENSIA DEFEKASI

Definisi : Perubahan pada kebiasaan defekasi normal yang dikarakteristikkan dengan pasase feses involunter.
Batasan Karakteristik :
·           Rembesan konstan feses lunak
·           Bau fekal
·           Warna fekal ditempat tidur
·           Warna fekal pada pakaian
·           Ketidakmampuan menunda defekasi
·           Ketidakmampuan untuk mengenali dorongan defekasi
·           Tidak perhatian terhadap dorongan defekasi
·           Mengenal fekal penuh tetapi menyatakan tidak mampu mengeluarkan feses padat
·           Kulit perianal kemerahan
·           Menyatakan sendiri ketidakmampuan mengenali kepenuhan rektal
·           Dorongan
Faktor yang Berhubungan :
·           Tekanan abdomen abnormal tinggi
·           Tekanan usus abnormal tinggi
·           Diare kronik
·           Lesi kolorektal
·           Kebiasaan diet
·           Faktor lingkungan (mis, tidak dapat mengakses kamar mandi)
·           Penurunan umum tonus otot
·           Imobilitas, lmpaksi
·           Gangguan koknisi
·           Gangguan kapasitas reservoar
·           Pengosongan usus tidak tuntas
·           Penyalahgunaan laksatif
·           Penurunan kontrol sfingter rektal
·           Kerusakan saraf motorik bawah
·           Medikasi
·           Abnormalitas sfingter rektal
·           Stres, Defisit perawatan diri dalam toileting
·           Kerusakan saraf motorik atas.

Tujuan dan Kriteria Hasil :
NOC
·           Bowel Continence
·           Bowel Elimination
Kriteria Hasil :
·           BAB teratur, mulai dari setiap hari sampai 3-5 hari
·           Defekasi lunak, feses berbentuk
·           Penurunan insiden inkontinensia usus
·           Perawatan diri : toileting
·           Perawatan diri : ostonomi
·           Perawatan diri : hygiene
·           Fungsi gastrointestinal adekuat
·           Pengetahuan tentang perawatan ostonomi
·           Status nutrisi makanan dan minuman adekuat
·           Integritas jaringan kulit dan membran mukosa baik


Intervensi Keperawatan
NIC
Bowel Inkontinence Care
·           Perkirakan penyebab fisik dan psikologi dari inkontinensia fekal
·           Jelaskan penyebab masalah dan rasional dari tindakan
·           Jelaskan tujuan dan managemen bowel pada pasien/keluarga
·           Diskusikan prosedur dan criteria hasil yang diharapkan bersama pasien
·           Instruksikan pasien/keluarga untuk mencatat keluaran feses
·           Cuci area perianal dengan sabun dan air lalu keringkan
·           Jaga kebersihan baju dan tempat tidur
·           Lakukan program latihan BAB
·           Monitor efek samping pengobatan
·           Bowel Training
·           Rencanakan program BAB dengan pasien dan pasien yang lain
·           Konsul ke dokter jika pasien memerlukan suppositoria
·           Ajarkan ke pasien/keluarga tentang prinsip latihan BAB
·           Anjurkan pasien untuk cukup minum
·           Dorong pasien untuk cukup latihan
·           Jaga privasi klien
·           Kolaborasi pemberian suppositoria jika memungkinkan
·           Evaluasi status BAB secara rutin
·           Modifikasi program BAB jika diperlukan

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.

Diagnosa Keperawatan
Tujuan dan Kriteria Hasil
Intervensi Keperawatan
Inkontinensia defekasi

Definisi : Perubahan pada kebiasaan defekasi normal yang dikarakteristikkan dengan pasase feses involunter.

Batasan Karakteristik :
·         Rembesan konstan feses lunak
·         Bau fekal
·         Warna fekal ditempat tidur
·         Warna fekal pada pakaian
·         Ketidakmampuan menunda defekasi
·         Ketidakmampuan untuk mengenali dorongan defekasi
·         Tidak perhatian terhadap dorongan defekasi
·         Mengenal fekal penuh tetapi menyatakan tidak mampu mengeluarkan feses padat
·         Kulit perianal kemerahan
·         Menyatakan sendiri ketidakmampuan mengenali kepenuhan rektal
·         Dorongan

Faktor yang Berhubungan :
·         Tekanan abdomen abnormal tinggi
·         Tekanan usus abnormal tinggi
·         Diare kronik
·         Lesi kolorektal
·         Kebiasaan diet
·         Faktor lingkungan (mis, tidak dapat mengakses kamar mandi)
·         Penurunan umum tonus otot
·         Imobilitas, lmpaksi
·         Gangguan koknisi
·         Gangguan kapasitas reservoar
·         Pengosongan usus tidak tuntas
·         Penyalahgunaan laksatif
·         Penurunan kontrol sfingter rektal
·         Kerusakan saraf motorik bawah
·         Medikasi
·         Abnormalitas sfingter rektal
·         Stres, Defisit perawatan diri dalam toileting
·         Kerusakan saraf motorik atas.
NOC
·         Bowel Continence
·         Bowel Elimination

Kriteria Hasil :
·         BAB teratur, mulai dari setiap hari sampai 3-5 hari
·         Defekasi lunak, feses berbentuk
·         Penurunan insiden inkontinensia usus
·         Perawatan diri : toileting
·         Perawatan diri : ostonomi
·         Perawatan diri : hygiene
·         Fungsi gastrointestinal adekuat
·         Pengetahuan tentang perawatan ostonomi
·         Status nutrisi makanan dan minuman adekuat
·         Integritas jaringan kulit dan membran mukosa baik
NIC
Bowel Inkontinence Care
·         Perkirakan penyebab fisik dan psikologi dari inkontinensia fekal
·         Jelaskan penyebab masalah dan rasional dari tindakan
·         Jelaskan tujuan dan managemen bowel pada pasien/keluarga
·         Diskusikan prosedur dan criteria hasil yang diharapkan bersama pasien
·         Instruksikan pasien/keluarga untuk mencatat keluaran feses
·         Cuci area perianal dengan sabun dan air lalu keringkan
·         Jaga kebersihan baju dan tempat tidur
·         Lakukan program latihan BAB
·         Monitor efek samping pengobatan
·         Bowel Training
·         Rencanakan program BAB dengan pasien dan pasien yang lain
·         Konsul ke dokter jika pasien memerlukan suppositoria
·         Ajarkan ke pasien/keluarga tentang prinsip latihan BAB
·         Anjurkan pasien untuk cukup minum
·         Dorong pasien untuk cukup latihan
·         Jaga privasi klien
·         Kolaborasi pemberian suppositoria jika memungkinkan
·         Evaluasi status BAB secara rutin
·         Modifikasi program BAB jika diperlukan

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai INKONTINENSIA DEFEKASI NANDA NIC NOC, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar