Intervensi Keperawatan Harga Diri Rendah (HDR)

7:19 PM

Intervensi Keperawatan Harga Diri Rendah (HDR)

 
Intervensi Keperawatan Harga Diri Rendah
Intervensi Keperawatan Harga Diri Rendah

 

 

Harga Diri Rendah


Tujuan :
  • Klien dapat membina hubungan saling percaya
  • Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki.
  • Klien dapat menilai kemampuan yang digunakan.
  • Klien dapat (menetapkan) kegiatan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kriteria Hasil :
  • Ekspresi wajah bersahabat menunjukkan rasa senang, ada kontak mata, mau berjabat tangan, mau menjawab salam, klien mau duduk berdampingan dengan perawat, mau mengutarakan masalah yang dihadapi.
  • Klien mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki:
  • o    kemampuan yang dimiliki  klien
  • o    aspek positif keluarga
  • o    aspek positif lingkungan yang dimiliki klien
  • Klien menilai kemampuan yang dapat digunakan.
  • Klien membuat rencana kegiatan harian.

 

Intervensi Keperawatan :

1. Bina hubungan saling percaya dengan mengungkapkan prinsip komunikasi terapeutik.
  • sapa klien dengan ramah baik verbal maupun non verbal.
  • perkenalkan diri dengan sopan.
  • tanyakan nama lengkap klien dan nama panggilan yang disukai klien.
  • jelaskan tujuan pertemuan
  • jujur dan menempati janji.
  • Tunjukkan sifat empati dari menerima klien apa adanya.
  • beri perhatian kepada klien dan perhatikan kebutuhan dasar klien.
  • diskusikan kemampuan & aspek (+) yang dimiliki klien.
Rasional :
  • Hubungan saling percaya merupakan dasar untuk kelancaran hubungan interaksi selanjutnya.
2.Diskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien.Setiap bertemu klien hindarkan dari memberi nilai negatif. Utamakan memberi pujian yang realistik.

Rasional :
  • Diskusikan tingkat kemampuan klien seperti menilai realitas, kontrol diri atau integritas ego sebagai dasar asuhan keperawatan


3. Diskusikan dengan klien kemampuan yang masih dapat digunakan selama sakit. Diskusikan kemampuan yang dapat dilanjutkan penggunaan.

Rasional :
  • Diskusikan tingkat kemampuan klien seperti menilai realitas, kontrol diri atau integritas ego sebagai dasar asuhan keperawatan

4. Rencanakan bersama klien aktifitas yang dapat dilakukan setiap hari sesuai kemampuan :
- kegiatan mandiri
- kegiatan dengan bantuan sebagian
- kegiatan yang membutuhkan Bantuan total

4.1.2 Tingkatkan kegiatan yang sesuai dengan toleransi kondisi klien.

4.1.3 Beri contoh cara pelaksanaan kegiatan yang boleh klien lakukan

Reinforcement positif akan meningkatkan harga diri.

Pujian yang realistis tidak menyebabkan melakukan kegiatan hanya karna ingin mendapat pujian.


Rasional : 
  • Keterbukaan dan pengertian tentang kemampuan yang dimiliki adalah prasarat untuk berubah.
  • Pengertian tentang kemampuan yang dimiliki diri motivasi untuk tetap mempertahankan penggunaannya.

5.1.1 Beri kesempatan kepada klien untuk mencoba kegiatan yang telah direncanakan.

Rasional :
  • Memberikan kesemapatan kepada klien mandiri dirumah.

5.1.2 Beri pujian atas keberhasilan klien.

Rasional :
  • Reinforcement positif akan meningkatkan harga diri.

5.1.3 Diskusikan kemungkinan     pelaksanaan dirumah.

Rasional :
  • Memberikan kesempatan kepada klien untuk tetap melakukan kegiatan yang biasa dilakukan.

6.1.1  Beri pendidikan kesehatan pada keluarga tentang cara merawat klien dengan harga diri rendah kronik.

Rasional :
  • Mendorong keluarga untuk mampu merawat klien mandiri dirumah.

6.1.2  Bantu keluarga memberikan dukungan selama klien dirawat.

Rasional :
  • Support sistem keluarga akan sangat berpengaruh dalam mempercepat proses penyembuhan.

6.1.3 Bantu keluarga menyiapkan lingkungan dirumah

Rasional : 
  • Meningkatkan peran serta keluarga dalam merawat klien dirumah.



Tgl
No Dx
Diagnosa Keperawatan
Perencanaan
Intervensi
Rasional
Tujuan
Kriteria Evaluasi
1
2
3
4
5
6
7


Harga diri rendah kronik
1.  Klien dapat membina hubungan saling percaya










































 
2.     Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki.











 3.     Klien dapat menilai kemampuan yang digunakan.







 

4.     Klien dapat (menetapkan) kegiatan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.





































5.    Klien dapat melakukan kegiatan sesuai kondisi sakit.
















 6.    Klien dapat memanfaatkan sistem pendukung yang ada.
1.1  Ekspresi wajah bersahabat menunjukkan rasa senang, ada kontak mata, mau berjabat tangan, mau menjawab salam, klien mau duduk berdampingan dengan perawat, mau mengutarakan masalah yang dihadapi.































2.1 Klien mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki:
o  kemampuan yang dimiliki  klien
o  aspek positif keluarga
o  aspek positif lingkungan yang dimiliki klien

 3.1   Klien menilai kemampuan yang dapat digunakan.









4.1 Klien membuat rencana kegiatan harian.









































5.1   Klien melakukan kegiatan sesuai kondisi sakit dan kemampuanny.














 6.1   Klien memanfaatkan sistem pendukung yang ada dikeluarga.
1.1.1 Bina hubungan saling percaya dengan mengungkapkan prinsip komunikasi terapeutik.
a.    sapa klien dengan ramah baik verbal maupun non verbal.
b.   perkenalkan diri dengan sopan.
c.    tanyakan nama lengkap klien dan nama panggilan yang disukai klien.
d.   jelaskan tujuan pertemuan
e.    jujur dan menempati janji.
f.     Tunjukkan sifat empati dari menerima klien apa adanya.
g.    beri perhatian kepada klien dan perhatikan kebutuhan dasar klien.
h.   diskusikan kemampuan & aspek (+) yang dimiliki klien.
2.1.1   Diskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien
2.1.2   Setiap bertemu klien hindarkan dari memberi nilai negatif.
2.1.3   Utamakan memberi pujian yang realistik.




3.1.1 Diskusikan dengan klien kemampuan yang masih dapat digunakan selama sakit.
3.1.2 Diskusikan kemampuan yang dapat dilanjutkan penggunaan.

4.1.1 Rencanakan bersama klien aktifitas yang dapat dilakukan setiap hari sesuai kemampuan :
- kegiatan mandiri
- kegiatan dengan bantuan sebagian
- kegiatan yang membutuhkan
Bantuantotal

4.1.2 Tingkatkan kegiatan yang sesuai dengan toleransi kondisi klien.




4.1.3 Beri contoh cara pelaksanaan kegiatan yang boleh klien lakukan.













5.1.1 Beri kesempatan kepada klien untuk mencoba kegiatan yang telah direncanakan.

5.1.2 Beri pujian atas keberhasilan klien.
 

5.1.3 Diskusikan kemungkinan     pelaksanaan dirumah.




6.1.1  Beri pendidikan kesehatan pada keluarga tentang cara merawat klien dengan harga diri rendah kronik.

6.1.2  Bantu keluarga memberikan dukungan selama klien dirawat.




6.1.3Bantu keluarga menyiapkan lingkungan dirumah
Hubungan saling percaya merupakan dasar untuk kelancaran hubungan interaksi selanjutnya.











Diskusikan tingkat kemampuan klien seperti menilai realitas, kontrol diri atau integritas ego sebagai dasar asuhan keperawatan

































 

Diskusikan tingkat kemampuan klien seperti menilai realitas, kontrol diri atau integritas ego sebagai dasar asuhan keperawatan.
 \


Reinforcement positif akan meningkatkan harga diri.













Pujian yang realistis tidak menyebabkan melakukan kegiatan hanya karna ingin mendapat pujian.

 Keterbukaan dan pengertian tentang kemampuan yang dimiliki adalah prasarat untuk berubah.
Pengertian tentang kemampuan yang dimiliki diri motivasi untuk tetap mempertahankan penggunaannya.



Memberikan kesemapatan kepada klien mandiri dirumah.


Reinforcement positif akan meningkatkan harga diri.

Memberikan kesempatan kepada klien untuk tetap melakukan kegiatan yang biasa dilakukan.

Mendorong keluarga untuk mampu merawat klien mandiri dirumah.




Support sistem keluarga akan sangat berpengaruh dalam mempercepat proses penyembuhan.

Meningkatkan peran serta keluarga dalam merawat klien dirumah.



Dapatkan Intervensi Diagnosa Keperawatan Jiwa lainnya di Perawat Kita satu
Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Intervensi Keperawatan Harga Diri Rendah (HDR), semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar