Intervensi Keperawatan Defisit perawatan diri: mandi, berpakaian, makan, eliminasit

Intervensi Defisit perawatan diri: mandi, berpakaian, makan, eliminasit   


intervensi pasien defisit perawatan diri
intervensi pasien defisit perawatan diri

Tujuan :
1.   Klien dapat mengenal tentang pentingnyakebersihan diri
2.   Klien dapat mengidentifikasi penyebab perilaku kekerasan
3.   Klien dapat melakukan kebersihan perawatan diri secara mandiri
4.   Klien dapat mempertahankan kebersihan diri secara mandiri   
5    Klien dapat dukungan keluarga dalam meningkatkan kebersihan diri


Kriteria Hasil :
1.1    Klien dapat menyebutkan pentingnya kebersihan diri dalam waktu 2 kali pertemuan:
  • Tanda-tanda bersih
  • Badan tidak bau
  • Rambut rapi, bersih dan
  • tidak bau
  • Gigi bersih dan tidak bau
  • mulut
  • Baju rapi dan tidak bau
1.2    Klien mampu menyebutkan kembali kebersihan untuk kesehatan
1.3    Klien dapat menjelaskan cara merawat diri, antara lain:
  • Mandi 2 kali sehari dengan sabun
  • Menggosok gigi minimal 2 kali sehari setelah kan dan akan tidur
  • Mencuci rambut 2-3 kali seminggu dan memotong kuku bila panjang
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan
2.1 Klien berusaha untuk memelihara kebersihan diri, yaitu :
  • Mandi pakai sabun dan disiram dengan air sampai bersih
  • Mengganti pakaian bersih sehari sekali dan merapikan penampilan
3.1    Setelah satu minggu klien dapat melakukan perawatan kebersihan diri secara rutin dan teratur tanpa anjuran
  • Mandi pagi dan sore
  • Ganti baju setiap hari
  • Penampilan bersih dan rapi
4.1    Klien selalu tampak bersih dan rapi
4.2    Keluarga selalu mengingat hal-hal yang berhubungan dengan kebersihan diri
4.3    Keluarga menyiapkan sarana untuk membantu klien dalam menjaga kebersihan diri
4.4    Keluarga membantu dan membimbing klien dalam menjaga kebersihan diri   
5.1    Keluarga selalu mengingat hal-hal yang berhubungan dengan kebersihan diri
5.2    Keluarga menyiapkan sarana untuk membantu klien dalam menjaga kebersihan diri
5.3    Keluarga membantu dan membimbing klien dalam menjaga kebersihan diri




Intervensi Evaluasi :
1.1.1   Diskusikan bersama klien pentingnya kebersihan diri dengan cara menjelaskan pengertian tentang arti bersih dan tanda-tanda bersih
1.1.2    Dorong klien untuk menyebutkan 3 dari 5 tanda kebersihan diri
1.2.1  Diskusikan fungsi kebersihan diri untuk kesehatan dengan menggali pengetahuan klien terhadap hal yang berhubungan dengan kebersihan diri
1.2.2    Bantu klien mengungkapkan arti kebersihan diri dan tujuan memelihara kebersihan diri
1.2.3    Beri reinforcement positif setelah klien mampu mengungkapkan arti kebersihan diri
1.3.1    Ingatkan klien untuk memelihara kebersihan diri seperti:
  • Mandi 2 kali, pagi dan sore
  • Sikat gigi minimal 2 kali sehari (sesudah makan dan sebelum tidur)
  • Keramas dan menyisir rambut
  • Gunting kuku bila panjang
2.1.1 Motivasi klien untuk mandi:
  • Ingatkan caranya, evaluasi hasilnya & beri umpan balik
  • Bimbing klien dengan bantuan minimal
  • Jika hasilnya kurang, kaji hambatan yang ada
2.1.2  Bimbing klien untuk mandi
  • Ingatkan dan anjurkan untuk mandi 2 kali sehari dengan menggunakan sabun
  • Anjurkan klien untuk meningkatkan cara mandi yang benar
2.1.3  Anjurkan klien untuk mengganti baju setiap hari
  • Anjurkan klien untuk mempertahankan dan meningkatkan penampilan diri setiap hari
  • Dorong klien untuk mencuci pakaiannya sendiri
  • Demonstrasikan cara mencuci pakaian yang benar dengan sabun dan dibilas
2.1.4  Kaji keinginan klien untuk memotong kuku dan merapikan rambut
  • Beri kesempatan pada klien untuk melakukan sendiri
  • Ingatkan potong kuku dan keramas
2.1.5 Kolaborasi dengan perawat ruangan untuk pengelolaan fasilitas perawatan kebersihan diri, seperti mandi, dan kebersihan kamar mandi
2.1.6  Bekerja sama dengan keluarga untuk mengadakan fasilitas kebersihan diri sendiri seperti odol, sikat gigi, sampo, pakaian ganti, handuk dan sandal
3.1.1  Monitor klien dalam melaksanakan kebersihan diri secara teratur .
Ingatkan untuk mencuci rambut, menyisir, gosok gigi, ganti baju dan pakai sandal.
4.1.1  Beri reinforcement positif jika klien berhasil melakukan kebersihan diri
5.1.1  Jelaskan pada keluarga tentang penyebab kurang minatnya klien menjaga kebersihan diri
5.1.2  Diskusikan bersama keluarga tentang tindakan yang telah dilakukan klien selama di RS dalam menjaga kebersihan dan kemajuan yang telah dialami di RS.
5.1.3 Anjurkan keluarga untuk memutuskan memberi stimulasi terhadap kemajuan yang telah dialami RS
5.2.1 Jelaskan pada keluarga tentang manfaat sarana yang lengkap dalam menjaga kebersihan diri klien
5.2.2  Anjurkan keluarga untuk menyiapkan sarana dalam menjaga kebersihan diri
5.2.3  Diskusikan bersama keluarga cara membantu klien menjaga kebersihan diri
5.3.1  Diskusikan dengan keluarga mengenai hal-hal yang dilakukan misalnya;
  • Mengingatkan klien pada waktu mandi
  • Sikat gigi, keramas, ganti baju, dll
  • Membantu klien apabila mengalami hambatan, memberi pujian atas keberhasilan klien
Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Intervensi Keperawatan Defisit perawatan diri: mandi, berpakaian, makan, eliminasit , semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar