Penurunan curah jantung NANDA NIC NOC

1:42 PM

Penurunan curah jantung


Definisi : Ketidakadekuatan darah yang dipompa oleh jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh.

Batasan Karakteristik :
Perubahan Frekuensi Irama Jantung
-          Aritmia
-          Bradikardi, Takikardi
-          Perubahan EKG
-          Palpitasi
Perubahan Preload
-          Penurunan tekanan vena central (central venous pressure, CVP)
-          Peneurunan tekanan arteri paru (pulmonary artery wedge pressure, PAWP)
-          Edema, Keletihan
-          Peningkatan CVP
-          Peningkatan PAWP
-          Distensi vena jugular
-          Murmur
-          Peningkatan berat badan
Perubahan Afterload
-          Kulit Lembab
-          Penurunan nadi perifer
-          Penurunan resistansi vascular paru (pulmunary vascular resistence, PVR)
-          Penurunan resistansi vaskular sistemik (sistemik vascular resistence , SVR)
-          Dipsnea
-          Peningkatan PVR
-          Peningkatan SVR
-          Oliguria
-          Pengisian kapiler memanjang
-          Perubahan warna kulit
-          Variasi pada pembacaan tekanan darah
Perubahan kontraktilitas
-          Batuk, Crackle
-          Penurunan indeks jantung
-          Penurunan fraksi ejeksi
-          Ortopnea
-          Dispnea paroksismal nokturnal
-          Penurunan LVSWI (left ventricular stroke work index)
-          Penurunan stroke volume index (SVI)
-          Bunyi S3, Bunyi S4
Perilaku/Emosi
-          Ansietas, Gelisah 
Faktor Yang Berhubungan :
-          Perubahan afterload
-          Perubahan kontraktilitas
-          Perubahan frekuensi jantung
-          Perubahan preload
-          Perubahan irama
-          Perubahan volume sekuncup

Tujuan dan Kiriteria Hasil :
NOC
-          Cardiac Pump effectiveness
-          Circulation Status
-          Vital Sign Status

Kriteria Hasil :
-          Tanda Vital dalam rentang normal (Tekanan darah, Nadi, respirasi)
-          Dapat mentoleransi aktivitas, tidak ada kelelahan
-          Tidak ada edema paru, perifer, dan tidak ada asites
-          Tidak ada penurunan kesadaran

Intervenisi Keperawatan :
NIC
Cardiac Care
-          Evaluasi adanya nyeri dada ( intensitas, lokasi, durasi)
-          Catat adanya disritmia jantung
-          Catat adanya tanda dan gejala penurunan cardiac output
-          Monitor status kardiovaskuler
-          Monitor status pernafasan yang menandakan gagal jantung
-          Monitor abdomen sebagai indicator penurunan perfusi
-          Monitor balance cairan
-          Monitor adanya perubahan tekanan darah
-          Monitor respon pasien terhadap efek pengobatan antiaritmia
-          Atur periode latihan dan istirahat untuk menghindari kelelahan
-          Monitor toleransi aktivitas pasien
-          Monitor adanya dyspneu, fatigue, tekipneu dan ortopneu
-          Anjurkan untuk menurunkan stress
Vital Sign Monitoring
-          Monitor TD, nadi, suhu, dan RR
-          Catat adanya fluktuasi tekanan darah
-          Monitor VS saat pasien berbaring, duduk, atau berdiri
-          Auskultasi TD pada kedua lengan dan bandingkan
-          Monitor TD, nadi, RR, sebelum, selama, dan setelah aktivitas
-          Monitor kualitas dari nadi
-          Monitor adanya pulsus paradoksus
-          Monitor adanya pulsus alterans
-          Monitor jumlah dan irama jantung
-          Monitor bunyi jantung
-          Monitor frekuensi dan irama pernapasan
-          Monitor suara paru
-          Monitor pola pernapasan abnormal
-          Monitor suhu, warna, dan kelembaban kulit
-          Monitor sianosis perifer
-          Monitor adanya cushing triad (tekanan nadi yang melebar, bradikardi, peningkatan sistolik)
-          Identifikasi penyebab dari perubahan vital sign

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.

Penurunan curah jantung

Definisi : Ketidakadekuatan darah yang dipompa oleh jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh.

Batasan Karakteristik :
Perubahan Frekuensi Irama Jantung
-          Aritmia
-          Bradikardi, Takikardi
-          Perubahan EKG
-          Palpitasi
Perubahan Preload
-          Penurunan tekanan vena central (central venous pressure, CVP)
-          Peneurunan tekanan arteri paru (pulmonary artery wedge pressure, PAWP)
-          Edema, Keletihan
-          Peningkatan CVP
-          Peningkatan PAWP
-          Distensi vena jugular
-          Murmur
-          Peningkatan berat badan
Perubahan Afterload
-          Kulit Lembab
-          Penurunan nadi perifer
-          Penurunan resistansi vascular paru (pulmunary vascular resistence, PVR)
-          Penurunan resistansi vaskular sistemik (sistemik vascular resistence , SVR)
-          Dipsnea
-          Peningkatan PVR
-          Peningkatan SVR
-          Oliguria
-          Pengisian kapiler memanjang
-          Perubahan warna kulit
-          Variasi pada pembacaan tekanan darah
Perubahan kontraktilitas
-          Batuk, Crackle
-          Penurunan indeks jantung
-          Penurunan fraksi ejeksi
-          Ortopnea
-          Dispnea paroksismal nokturnal
-          Penurunan LVSWI (left ventricular stroke work index)
-          Penurunan stroke volume index (SVI)
-          Bunyi S3, Bunyi S4
Perilaku/Emosi
-          Ansietas, Gelisah 
Faktor Yang Berhubungan :
-          Perubahan afterload
-          Perubahan kontraktilitas
-          Perubahan frekuensi jantung
-          Perubahan preload
-          Perubahan irama
-          Perubahan volume sekuncup

Tujuan dan Kiriteria Hasil :
NOC
-          Cardiac Pump effectiveness
-          Circulation Status
-          Vital Sign Status

Kriteria Hasil :
-          Tanda Vital dalam rentang normal (Tekanan darah, Nadi, respirasi)
-          Dapat mentoleransi aktivitas, tidak ada kelelahan
-          Tidak ada edema paru, perifer, dan tidak ada asites
-          Tidak ada penurunan kesadaran

Intervenisi Keperawatan :
NIC
Cardiac Care
-          Evaluasi adanya nyeri dada ( intensitas, lokasi, durasi)
-          Catat adanya disritmia jantung
-          Catat adanya tanda dan gejala penurunan cardiac output
-          Monitor status kardiovaskuler
-          Monitor status pernafasan yang menandakan gagal jantung
-          Monitor abdomen sebagai indicator penurunan perfusi
-          Monitor balance cairan
-          Monitor adanya perubahan tekanan darah
-          Monitor respon pasien terhadap efek pengobatan antiaritmia
-          Atur periode latihan dan istirahat untuk menghindari kelelahan
-          Monitor toleransi aktivitas pasien
-          Monitor adanya dyspneu, fatigue, tekipneu dan ortopneu
-          Anjurkan untuk menurunkan stress
Vital Sign Monitoring
-          Monitor TD, nadi, suhu, dan RR
-          Catat adanya fluktuasi tekanan darah
-          Monitor VS saat pasien berbaring, duduk, atau berdiri
-          Auskultasi TD pada kedua lengan dan bandingkan
-          Monitor TD, nadi, RR, sebelum, selama, dan setelah aktivitas
-          Monitor kualitas dari nadi
-          Monitor adanya pulsus paradoksus
-          Monitor adanya pulsus alterans
-          Monitor jumlah dan irama jantung
-          Monitor bunyi jantung
-          Monitor frekuensi dan irama pernapasan
-          Monitor suara paru
-          Monitor pola pernapasan abnormal
-          Monitor suhu, warna, dan kelembaban kulit
-          Monitor sianosis perifer
-          Monitor adanya cushing triad (tekanan nadi yang melebar, bradikardi, peningkatan sistolik)
-          Identifikasi penyebab dari perubahan vital sign

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.


Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Penurunan curah jantung NANDA NIC NOC, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar