Disfungsi Motilitas Gastrointestinal NANDA NIC NOC

2:58 PM

Disfungsi Motilitas Gastrointestinal


Definisi : Peningkatan, penurunan, ketidakefektifan, atau kurang aktivitas peristaftic didalam system gastrointestinal.

Batasan Karakteristik
·         Kram abdomen
·         Distensi abdomen
·         Nyeri abdomen
·         Tidak fIactus
·         Akselerasi pengosongan lambung
·         Residu lambung berwarna empedu
·         Perubahan bising usus (mis., tidak ada, hipoaktif, hiperaktif)
·         Diare
·         Kesulitan mengeluarkan feses
·         Feses kering
·         Feses keras
·         Peningkatan residu lambung
·         Mual
·         Regurgitas
·         Muntah

Faktor Yang Berhubungan :
·         Penurunan
·         Ansietas
·         Pemberian makanan enterai
·         Intoleransi makanan (mis.gluten, laktosa)
·         Imobilitas
·         Makan kontaminan (mis., makanan, air)
·         Malnutrisi
·         Mediaksil (mis.,narkotik/opiate, laksatif. antibiotic, anestesi)
·         Prematuritas
·         Gaya hidup monoton
·         Pembedahan

Tujuan dan Kriteria Hasil :
NOC
·         Gastrointestinal Function
·         Bowel Continence
Kriteria Hasil :
·         Tidak ada distensi abdomen
·         Tidak ada kram abdomen
·         Tidak ada nyeri abdomen
·         Peristaltic usus dalam batas normal 15-30x/menit
·         Frekuensi, warna, konsistensi, banyaknya feses dalam batas normal
·         Tidak ada darah di feses
·         Tidak ada diare
·         Tidak ada mual dan muntah
·         Nafsu makan  meningkat

Intervensi keperawatan :
NIC
Tube Care Gastrointestinal
·         Monitor TTV
·         Monitor status cairan dan elektrolit
·         Monitor bising usus
·         Monitor irama jantung
·         Catat intake dan output secara akurat
·         Kaji tanda-tanda gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
·         (membran mukosa kering, sianosis, jaundice)
·         Kelola pemberian suplemen elektrolit sesuai instruksi dokter
·         Kolaborasi dengan ahil gizi jumlah kalori dan jumlah zat gizi yang dibutuhkan
·         Pasang NGT jika diperlukan
·         Monitor warna dan konsistensi dari naso gastric output
·         Monitor diare

Bowel Inkontinence care
·         Perkirakan penyebab fisik dan psikologi dan inkontimemsia fekal
·         Jelaskan penyebab masalah dan rasional dari tindakan
·         Jelaskan tujuan dan managemen bowel pada pasien/keluarga
·         Diskusikan prosedur dan criteria hasil yang diharapkan bersama pasien
·         Instruksikan pasien/keluarga untuk mencatat keluaran feses
·         Cuci area perianal dengan sabun dan air lalu keringkan
·         Jaga kebersihan baju dan tempat tidur
·         Lakukan program latihan BAB
·         Monitor efek samping pengobatan
·         Bowel Training
·         Rencanakan program BAB dengan pasien dan pasien yang lain
·         Konsul ke dokter jika pasien memerlukan suppositoria
·         Ajarkan ke pasien/keluarga tentang prinsip latihan BAB
·         Anjurkan pasien untuk cukup minum
·         Jaga privasi klien
·         Kolaborasi pemberian suppositoria jika memungkinkan
·         Evaluasi status BAB secara rutin
·         Modifikasi program BAB jika diperlukan.
Bowel Irrigation
Gastrointestinal Tube Medication Administrasion : EnteraI

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.



Disfungsi Motilitas Gastrointestinal

Definisi : Peningkatan, penurunan, ketidakefektifan, atau kurang aktivitas peristaftic didalam system gastrointestinal.

Batasan Karakteristik
·         Kram abdomen
·         Distensi abdomen
·         Nyeri abdomen
·         Tidak fIactus
·         Akselerasi pengosongan lambung
·         Residu lambung berwarna empedu
·         Perubahan bising usus (mis., tidak ada, hipoaktif, hiperaktif)
·         Diare
·         Kesulitan mengeluarkan feses
·         Feses kering
·         Feses keras
·         Peningkatan residu lambung
·         Mual
·         Regurgitas
·         Muntah

Faktor Yang Berhubungan :
·         Penurunan
·         Ansietas
·         Pemberian makanan enterai
·         Intoleransi makanan (mis.gluten, laktosa)
·         Imobilitas
·         Makan kontaminan (mis., makanan, air)
·         Malnutrisi
·         Mediaksil (mis.,narkotik/opiate, laksatif. antibiotic, anestesi)
·         Prematuritas
·         Gaya hidup monoton
·         Pembedahan

Tujuan dan Kriteria Hasil :
NOC
·         Gastrointestinal Function
·         Bowel Continence
Kriteria Hasil :
·         Tidak ada distensi abdomen
·         Tidak ada kram abdomen
·         Tidak ada nyeri abdomen
·         Peristaltic usus dalam batas normal 15-30x/menit
·         Frekuensi, warna, konsistensi, banyaknya feses dalam batas normal
·         Tidak ada darah di feses
·         Tidak ada diare
·         Tidak ada mual dan muntah
·         Nafsu makan  meningkat

Intervensi keperawatan :
NIC
Tube Care Gastrointestinal
·         Monitor TTV
·         Monitor status cairan dan elektrolit
·         Monitor bising usus
·         Monitor irama jantung
·         Catat intake dan output secara akurat
·         Kaji tanda-tanda gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
·         (membran mukosa kering, sianosis, jaundice)
·         Kelola pemberian suplemen elektrolit sesuai instruksi dokter
·         Kolaborasi dengan ahil gizi jumlah kalori dan jumlah zat gizi yang dibutuhkan
·         Pasang NGT jika diperlukan
·         Monitor warna dan konsistensi dari naso gastric output
·         Monitor diare

Bowel Inkontinence care
·         Perkirakan penyebab fisik dan psikologi dan inkontimemsia fekal
·         Jelaskan penyebab masalah dan rasional dari tindakan
·         Jelaskan tujuan dan managemen bowel pada pasien/keluarga
·         Diskusikan prosedur dan criteria hasil yang diharapkan bersama pasien
·         Instruksikan pasien/keluarga untuk mencatat keluaran feses
·         Cuci area perianal dengan sabun dan air lalu keringkan
·         Jaga kebersihan baju dan tempat tidur
·         Lakukan program latihan BAB
·         Monitor efek samping pengobatan
·         Bowel Training
·         Rencanakan program BAB dengan pasien dan pasien yang lain
·         Konsul ke dokter jika pasien memerlukan suppositoria
·         Ajarkan ke pasien/keluarga tentang prinsip latihan BAB
·         Anjurkan pasien untuk cukup minum
·         Jaga privasi klien
·         Kolaborasi pemberian suppositoria jika memungkinkan
·         Evaluasi status BAB secara rutin
·         Modifikasi program BAB jika diperlukan.
Bowel Irrigation
Gastrointestinal Tube Medication Administrasion : EnteraI

DAFTAR PUSTAKA :
Nurarif .A.H. dan Kusuma. H. (2015). APLIKASI Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta:  MediAction.


Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Disfungsi Motilitas Gastrointestinal NANDA NIC NOC, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar