Bersihan Jalan Nafas tidak Efektif

6:52 AM

Bersihan Jalan Nafas tidak Efektif


Definisi : Ketidakmampuan untuk membersihkan sekresi atau obstruksi dari saluran pernafasan untuk mempertahankan kebersihan jalan nafas.

Batasan Karakteristik :
-   Dispneu, Penurunan suara nafas
-   Orthopneu
-   Cyanosis
-   Kelainan suara nafas (rales, wheezing)
-   Kesulitan berbicara
-   Batuk, tidak efekotif atau tidak ada
-   Mata melebar
-   Produksi sputum
-   Gelisah
-   Perubahan frekuensi dan irama nafas

Faktor-faktor yang berhubungan:
-   Lingkungan : merokok, menghirup asap rokok, perokok pasif-POK, infeksi
-   Fisiologis : disfungsi neuromuskular, hiperplasia dinding bronkus, alergi jalan nafas, asma.
-   Obstruksi jalan nafas : spasme jalan nafas, sekresi tertahan, banyaknya mukus, adanya jalan nafas buatan, sekresi bronkus, adanya eksudat di alveolus, adanya benda asing di jalan nafas.

Tujuan dan Kriteria Hasil
NOC :
-  Respiratory status : Ventilation
-  Respiratory status : Airway patency
-  Aspiration Control

Kriteria Hasil :
-  Mendemonstrasikan batuk efektif dan suara nafas yang bersih, tidak ada sianosis dan dyspneu (mampu mengeluarkan sputum, mampu bernafas dengan mudah, tidak ada pursed lips)
-  Menunjukkan jalan nafas yang paten (klien tidak merasa tercekik, irama nafas, frekuensi pernafasan dalam rentang normal, tidak ada suara nafas abnormal)
-   Mampu mengidentifikasikan dan mencegah factor yang dapat menghambat jalan nafas

Intervensi Keperawatan
NIC :
Airway suction
-  Pastikan kebutuhan oral / tracheal suctioning
-  Auskultasi suara nafas sebelum dan sesudah suctioning.
-  Informasikan pada klien dan keluarga tentang suctioning
-  Minta klien nafas dalam sebelum suction dilakukan.
-  Berikan O2 dengan menggunakan nasal untuk memfasilitasi suksion nasotrakeal
-  Gunakan alat yang steril sitiap melakukan tindakan
-  Anjurkan pasien untuk istirahat dan napas dalam setelah kateter dikeluarkan dari nasotrakeal
-  Monitor status oksigen pasien
-  Ajarkan keluarga bagaimana cara melakukan suksion
-  Hentikan suksion dan berikan oksigen apabila pasien menunjukkan bradikardi, peningkatan saturasi O2, dll.

Airway Management
-  Buka jalan nafas, guanakan teknik chin lift atau jaw thrust bila perlu
-  Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
-  Identifikasi pasien perlunya pemasangan alat jalan nafas buatan
-  Pasang mayo bila perlu
-  Lakukan fisioterapi dada jika perlu
-  Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
-  Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
-  Lakukan suction pada mayo
-  Berikan bronkodilator bila perlu
-  Berikan pelembab udara Kassa basah NaCl Lembab
-  Atur intake untuk cairan mengoptimalkan keseimbangan.
-  Monitor respirasi dan status O2


Bersihan Jalan Nafas tidak Efektif

Definisi : Ketidakmampuan untuk membersihkan sekresi atau obstruksi dari saluran pernafasan untuk mempertahankan kebersihan jalan nafas.

Batasan Karakteristik :
-   Dispneu, Penurunan suara nafas
-   Orthopneu
-   Cyanosis
-   Kelainan suara nafas (rales, wheezing)
-   Kesulitan berbicara
-   Batuk, tidak efekotif atau tidak ada
-   Mata melebar
-   Produksi sputum
-   Gelisah
-   Perubahan frekuensi dan irama nafas

Faktor-faktor yang berhubungan:
-   Lingkungan : merokok, menghirup asap rokok, perokok pasif-POK, infeksi
-  Fisiologis : disfungsi neuromuskular, hiperplasia dinding bronkus, alergi jalan nafas, asma.
-  Obstruksi jalan nafas : spasme jalan nafas, sekresi tertahan, banyaknya mukus, adanya jalan nafas buatan, sekresi bronkus, adanya eksudat di alveolus, adanya benda asing di jalan nafas.

Tujuan dan Kriteria Hasil
NOC :
-  Respiratory status : Ventilation
-  Respiratory status : Airway patency
-  Aspiration Control

Kriteria Hasil :
-  Mendemonstrasikan batuk efektif dan suara nafas yang bersih, tidak ada sianosis dan dyspneu (mampu mengeluarkan sputum, mampu bernafas dengan mudah, tidak ada pursed lips)
-  Menunjukkan jalan nafas yang paten (klien tidak merasa tercekik, irama nafas, frekuensi pernafasan dalam rentang normal, tidak ada suara nafas abnormal)
-   Mampu mengidentifikasikan dan mencegah factor yang dapat menghambat jalan nafas

Intervensi keperawatan
NIC :
Airway suction
-  Pastikan kebutuhan oral / tracheal suctioning
-  Auskultasi suara nafas sebelum dan sesudah suctioning.
-  Informasikan pada klien dan keluarga tentang suctioning
-  Minta klien nafas dalam sebelum suction dilakukan.
- Berikan O2 dengan menggunakan nasal untuk memfasilitasi suksion nasotrakeal
-  Gunakan alat yang steril sitiap melakukan tindakan
-  Anjurkan pasien untuk istirahat dan napas dalam setelah kateter dikeluarkan dari nasotrakeal
-  Monitor status oksigen pasien
-  Ajarkan keluarga bagaimana cara melakukan suksion
- Hentikan suksion dan berikan oksigen apabila pasien menunjukkan bradikardi, peningkatan saturasi O2, dll.

Airway Management
-  Buka jalan nafas, guanakan teknik chin lift atau jaw thrust bila perlu
-  Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi
-  Identifikasi pasien perlunya pemasangan alat jalan nafas buatan
-  Pasang mayo bila perlu
-  Lakukan fisioterapi dada jika perlu
-  Keluarkan sekret dengan batuk atau suction
-  Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan
-  Lakukan suction pada mayo
-  Berikan bronkodilator bila perlu
-  Berikan pelembab udara Kassa basah NaCl Lembab
-  Atur intake untuk cairan mengoptimalkan keseimbangan.
-  Monitor respirasi dan status O2

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Bersihan Jalan Nafas tidak Efektif, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar