SAP Reumatik

8:56 AM

ACARA PEMBELAJARAN (SAP)
PENYULUHAN KESEHATAN ‘REUMATIK’


Cabang Ilmu              :  Keperawatan Keluarga
Topik                          :  Perawatan Penyakit Reumatik
Hari/tanggal               :
Waktu                        20 menit
Tempat                       :  Rumah keluarga Lansia
Sasaran                      Anggota Keluarga dan Lansia
Metode                       Ceramah, Diskusi dan Tanya jawab           
Media                         :  Leaflet
Materi                         :  Terlampir
Pemateri                     :

Tujuan Umum :
            Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan Ny ..... dan keluarga mengetahui tentang Perawatan dengan Penyakit Reumatik.

Tujuan Khusus :
            Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan  Ny ...... dan keluarga akan mampu :
1.      Mengetahui defenisi dari  Panyakit Rematik
2.      Mengetahui penyebab dan manifestasi klinik  dari penyakit Reumatik.
3.      Mengetahui penatalaksanaan/perawatan lansia yang menderita penyakit reumatik.

Kegiatan Penyuluhan

No.
KEGIATAN PENYULUHAN
KEGIATAN
PENYULUH
KEGIATAN PESERTA
1.
Membuka penyuluhan
(3 menit)
·         Memberi salam pembuka
·         Memperkenalkan diri
·         Mengingatkan kontrak
·         Menggali pengetahuan peserta tentang air bersih
·         Membenarkan/menguatkan dan menyimpulkan jawaban keluarga
·         Menjawab salam
·         Menyimak (mendengarkan dan memperhatikan)
·         Menjawab pertanyaan
2.
Penyajian materi
(10 menit)
·         Menjelaskan  pengertian air bersih
·         Menjelaskan syarat-syarat air bersih
·         Menjelaskan sumber-sumber air bersih
·         Menjelaskan  manfaat bersih bagi kesehatan
·         Menyimak dengan seksama (mendengarkan dan memperhatikan)
3
Menutup penyuluhan
(2 menit)
·         Memberi kesempatan kepada sasaran  untuk menanyakan hal-hal yang belum jelas
·         Menjawab pertanyaan keluarga

·         Menyimpulkan materi yang telah disampaikan
·         Memberi salam penutup

·         Bertanya


·         Menyimak penjelasan penyuluh
·         Memperhatikan

·         Menjawab salam


Evaluasi
      Menanyakan secara langsung kepada sasaran mengenai materi yang telah                                    disampaikan.




Lampiran
MATERI PENYULUHAN
PERAWATAN PENYAKIT REUMATIK

PENGERTIAN
            Penyakit Reumatik yang sering disebut Artritis (Radang sendi) adalah gangguan kronik yang menyerang berbagai sistem organ. Penyakit ini adalah salah satu dari sekelompok penyakit jaringan penyambung  yang diperantarai oleh imunitas dan tidak diketahui penyebabnya.
PENYEBAB / ETIOLOGI
            Penyebab Reumatik masih belum diketahui walaupun banyak hal mengenai patogenesisnya telah terungkap. Penyakit ini tidak dapat ditunjukkan memiliki hubungan pasti dengan genetik.
MANIFESTASI KLINIK
            Ada beberapa gambaran / manifestasi klinik yang lazim ditemukan pada penderita Reumatik. Gambaran klinik ini tidak harus muncul sekaligus pada saat yang bersamaan oleh karena penyakit ini memiliki gambaran klinik yang sangat bervariasi.
a.   Gejala-gejala konstitusional, misalnya lelah, kurang nafsu makan, berat badan menurun dan demam. Terkadang kelelahan dapat demikian hebatnya.
b.   Poliartritis simetris (peradangan sendi pada sisi kiri dan kanan) terutama pada sendi perifer, termasuk sendi-sendi di tangan, namun biasanya tidak melibatkan sendi-sendi  antara jari-jari tangan dan kaki. Hampir semua sendi diartrodial (sendi yang dapat digerakan dengan bebas) dapat terserang.
c.    Kekakuan di pagi hari selama lebih dari 1 jam, dapat bersifat umum tetapi terutama menyerang sendi-sendi. Kekakuan ini berbeda dengan kekakuan sendi pada osteoartritis (peradangan tulang dan sendi), yang biasanya hanya berlangsung selama beberapa menit dan selama kurang dari 1 jam.
d.  Artritis erosif merupakan  merupakan ciri khas penyakit ini  pada gambaran radiologik. Peradangan sendi  yang kronik mengakibatkan pengikisan ditepi tulang .
e.    Deformitas : kerusakan dari struktur  penunjang  sendi  dengan perjalanan penyakit. Pergeseran ulnar atau deviasi  jari, pergeseran  sendi pada tulang telapak
tangan dan jari, deformitas boutonniere dan leher angsa adalah beberapa deformitas tangan yang sering dijumpai pada penderita. . Pada kaki terdapat tonjolan  kaput metatarsal yang timbul sekunder dari  subluksasi metatarsal. Sendi-sendi yang besar juga dapat terserang dan mengalami pengurangan kemampuan bergerak terutama dalam melakukan gerakan ekstensi.
f.    Nodula-nodula reumatoid adalah massa subkutan yang ditemukan pada sekitar sepertiga orang dewasa penderita  rematik. Lokasi yang paling sering dari deformitas ini adalah bursa olekranon (sendi siku) atau di sepanjang permukaan ekstensor dari lengan, walaupun demikian tonjolan) ini dapat juga timbul pada tempat-tempat lainnya. Adanya nodula-nodula ini biasanya merupakan  petunjuk suatu penyakit yang aktif dan lebih berat.
g.   Manifestasi ekstra-artikular  (diluar sendi): reumatik juga dapat menyerang organ-organ lain diluar sendi. Jantung (perikarditis), paru-paru (pleuritis), mata dan pembuluh darah dapat rusak.
PENATALAKSANAAN / PERAWATAN
            Tujuan utama dari program penatalaksanaan/ perawatan adalah sebagai berikut :
a.  Untuk menghilangkan nyeri dan peradangan
b.  Untuk mempertahankan fungsi sendi dan kemampuan maksimal dari penderita
c.  Untuk mencegah dan atau memperbaiki deformitas yang terjadi pada sendi
Ada sejumlah cara penatalaksanaan yang sengaja dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut di atas, yaitu :
a.      Pendidikan
Langkah pertama dari program penatalaksanaan ini adalah memberikan pendidikan yang cukup tentang penyakit kepada penderita, keluarganya dan siapa saja yang berhubungan dengan penderita. Pendidikan yang diberikan meliputi pengertian, patofisiologi (perjalanan penyakit), penyebab dan perkiraan perjalanan (prognosis) penyakit ini, semua komponen program penatalaksanaan termasuk regimen obat yang kompleks, sumber-sumber bantuan untuk mengatasi penyakit ini dan metode efektif tentang penatalaksanaan yang diberikan oleh tim kesehatan. Proses pendidikan ini harus dilakukan secara terus-menerus.
b.      Istirahat
Merupakan hal penting karena reumatik biasanya disertai rasa lelah yang hebat. Walaupun rasa lelah tersebut dapat saja timbul setiap hari, tetapi ada masa dimana penderita merasa lebih baik atau lebih berat. Penderita harus membagi waktu seharinya menjadi beberapa kali waktu beraktivitas yang diikuti oleh masa istirahat.

c.       Latihan Fisik dan Termoterapi
Latihan spesifik dapat bermanfaat dalam mempertahankan fungsi sendi. Latihan ini mencakup gerakan aktif dan pasif pada semua sendi yang sakit, sedikitnya dua kali sehari. Obat untuk menghilangkan nyeri perlu diberikan sebelum memulai latihan. Kompres panas pada sendi yang sakit dan bengkak mungkin dapat mengurangi nyeri. Mandi parafin dengan suhu yang bisa diatur serta mandi dengan suhu panas dan dingin dapat dilakukan di rumah. Latihan dan termoterapi ini paling baik diatur oleh pekerja kesehatan yang sudah mendapatkan latihan khusus, seperti ahli terapi fisik atau terapi kerja. Latihan yang berlebihan dapat merusak struktur penunjang sendi yang memang sudah lemah oleh adanya penyakit.
d.      Diet/ Gizi
Penderita Reumatik tidak memerlukan diet khusus. Ada sejumlah cara pemberian diet dengan variasi yang bermacam-macam, tetapi kesemuanya belum terbukti kebenarannya. Prinsip umum untuk memperoleh diet seimbang adalah penting.
e.       Obat-obatan
Pemberian  obat adalah bagian yang penting dari seluruh program penatalaksanaan penyakit reumatik. Obat-obatan yang dipakai untuk mengurangi nyeri, meredakan peradangan dan untuk mencoba mengubah perjalanan penyakit.








Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai SAP Reumatik, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar