Askep Gangguan penglihatan (Part 2)

11:30 AM

Askep Gangguan Penglihatan (Part 2)



Hai teman-teman, berikut ini adalah kelanjutan dari bagian art yang pertama mengenai Laporan Pendahuluan Askep Gangguan Penglihatan pdf doc. Dibagian part ke 2 ini kita akan membahas tentang Diagnosa dan Intervensi pada pasien Gangguan Penglihatan. Selamat belajar yaa

Askep Gangguan Penglihatan
Askep Gangguan penglihatan

DIAGNOSA KEPERAWATAN GANGGUAN PENGLIHATAN

Dibawah ini adalah diagnosa keperawatan yang muncul berdasarkan pathway dan patofisiologis pada pasien gangguan penglihatan :
  1. Gangguan persepsi sensori: penglihatan berhubungan dengan gangguan penerimaan sensori dari organ penerima
  2. Defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan fisik
  3. Kurang Pengetahuan berhubungan dengan kurangnya  informasi mengenai penyakit
  4. Resiko jatuh berhubungan dengan keterbatasan  lapang  pandang
  5. Resiko Cedera berhubungan dengan keterbatasan  lapang  pandang



INTERVENSI KEPERAWATAN GANGGUAN PENGLIHATAN

Dibawah ni adalah intervensi keperawatan pada pasien gangguan penglihatan berdasarkan diagnosa yang muncul

1. Gangguan persepsi sensori: penglihatan berhubungan dengan gangguan penerimaan sensori dari organ penerima
Tujuan (NOC) Intervensi Keperawatan (NIC)
NOC :
  • Vision compensation behavior
Kriteria hasil:
  • Memakai kaca mata atau lensa dengan benar
  • Memakai huruf braile
  • Memakai penyinaran/ cahaya yang sesuai






















NIC
Pencapaian Komunikasi: Defisit Penglihatan
  1. Kaji reaksi pasien terhadap penurunan penglihatan
  2. Ajak pasien ntuk menentukan tujuan dan belajar melihat dengan cara yang lain
  3. Deskripsikan lingkungan disekitar pasien
  4. Jangan memindahkan sesuatu di ruangan pasien tanpa memberi informasi pada pasien
  5. Bacakan surat atau koran atau info lainnya
  6. Sediakan huruf braile
  7. Informasikan letak benda-benda yang sering diperlukan pasien
Manajemen Lingkungan
  1. Ciptakan lingkungan yang aman bagi pasien
  2. Pindahkan benda-benda berbahaya dari lingkungan pasien
  3. Pasang side rail
  4. Sediakan tempat tidur yang rendah
  5. Tempatkan benda +benda pada tempat yang dapat dijangkau pasien

2. Defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan fisik
Tujuan (NOC) Intervensi Keperawatan (NIC)
NOC :
  • Self care : Activity of Daily Living (ADLs)
Kriteria Hasil :
  • Klien terbebas dari bau badan
  • Menyatakan kenyamanan terhadap kemampuan untuk melakukan ADLs
  • Dapat melakukan ADLS dengan bantuan
















NIC :
Self Care assistance : ADLs
  1. Monitor kemempuan klien untuk perawatan diri yang mandiri.
  2. Monitor kebutuhan klien untuk alat-alat bantu untuk kebersihan diri, berpakaian, berhias, toileting dan makan.
  3. Sediakan bantuan sampai klien mampu secara utuh untuk melakukan   self-care.
  4. Dorong klien untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang normal sesuai kemampuan yang dimiliki.
  5. Dorong untuk melakukan secara mandiri, tapi beri bantuan ketika klien tidak mampu melakukannya.
  6. Ajarkan klien/ keluarga untuk mendorong kemandirian, untuk memberikan bantuan hanya jika pasien tidak mampu untuk melakukannya.
  7. Berikan aktivitas rutin sehari- hari sesuai kemampuan.
  8. Pertimbangkan usia klien jika mendorong pelaksanaan aktivitas sehari-hari. 

3. Kurang Pengetahuan berhubungan dengan kurangnya  informasi mengenai penyakit
Tujuan (NOC) Intervensi Keperawatan (NIC)
NOC :
  • Kowlwdge : disease process
  • Kowledge : health Behavior
Kriteria Hasil :
  • Pasien dan keluarga menyatakan pemahaman tentang penyakit, kondisi, prognosis dan program pengobatan
  • Pasien dan keluarga mampu melaksanakan prosedur yang dijelaskan secara benar
  • Pasien dan keluarga mampu menjelaskan kembali apa yang dijelaskan perawat/tim kesehatan lainnya






























NIC :
Teaching : disease Process
  1. Berikan penilaian tentang tingkat pengetahuan pasien tentang proses penyakit yang spesifik
  2. Jelaskan patofisiologi dari penyakit dan bagaimana hal ini berhubungan dengan anatomi dan fisiologi, dengan cara yang tepat.
  3. Gambarkan tanda dan gejala yang biasa muncul pada penyakit, dengan cara yang tepat
  4. Gambarkan proses penyakit, dengan cara yang tepat
  5. Identifikasi kemungkinan penyebab, dengna cara yang tepat
  6. Sediakan informasi pada pasien tentang kondisi, dengan cara yang tepat
  7. Hindari harapan yang kosong
  8. Sediakan bagi keluarga atau SO informasi tentang kemajuan pasien dengan cara yang tepat
  9. Diskusikan perubahan gaya hidup yang mungkin diperlukan untuk mencegah komplikasi di masa yang akan datang dan atau proses pengontrolan penyakit
  10. Diskusikan pilihan terapi atau penanganan
  11. Dukung pasien untuk mengeksplorasi atau mendapatkan second opinion dengan cara yang tepat atau diindikasikan
  12. Eksplorasi kemungkinan sumber atau dukungan, dengan cara yang tepat
  13. Rujuk pasien pada grup atau agensi di komunitas lokal, dengan cara yang tepat
  14. Instruksikan pasien mengenai tanda dan gejala untuk melaporkan pada pemberi perawatan kesehatan, dengan cara yang tepat

4. Resiko jatuh berhubungan dengan keterbatasan  lapang  pandang
Tujuan (NOC) Intervensi Keperawatan (NIC)
NOC :
  • Risk Kontrol
Kriteria Hasil :
  • Klien terbebas dari cedera
  • Klien mampu menjelaskan cara/metode untukmencegah injury/cedera
  • Klien mampu menjelaskan factor resiko dari lingkungan/perilaku personal
  • Mampumemodifikasi gaya hidup untukmencegah injury
  • Menggunakan fasilitas kesehatan yang ada
  • Mampu mengenali perubahan status kesehatan













NIC :
Environment Management (Manajemen lingkungan)
  1. Sediakan lingkungan yang aman untuk pasien
  2. Identifikasi kebutuhan keamanan pasien, sesuai dengan kondisi fisik dan fungsi kognitif  pasien dan riwayat penyakit terdahulu pasien
  3. Menghindarkan lingkungan yang berbahaya (misalnya memindahkan perabotan)
  4. Memasang side rail tempat tidur
  5. Menyediakan tempat tidur yang nyaman dan bersih
  6. Menempatkan saklar lampu ditempat yang mudah dijangkau pasien.
  7. Membatasi pengunjung
  8. Memberikan penerangan yang cukup
  9. Menganjurkan keluarga untuk menemani pasien.
  10. Mengontrol lingkungan dari kebisingan
  11. Memindahkan barang-barang yang dapat membahayakan
  12. Berikan penjelasan pada pasien dan keluarga atau pengunjung adanya perubahan status kesehatan dan penyebab penyakit.

5. Resiko Cedera berhubungan dengan keterbatasan  lapang  pandang
Tujuan (NOC) Intervensi Keperawatan (NIC)
NOC
  • Risk Kontrol
Kriteria Hasil :
  • Klien terbebas dari cedera
  • Klien mampu menjelaskan cara/metode untukmencegah injury/cedera
  • Klien mampu menjelaskan factor resiko dari lingkungan/perilaku personal
  • Mampumemodifikasgaya hidup untukmencegah injury
  • Menggunakan fasilitas kesehatan yang ada
  • Mampu mengenali perubahan status kesehatan














NIC :
Environment Management (Manajemen lingkungan)
  1. Sediakan lingkungan yang aman untuk pasien
  2. Identifikasi kebutuhan keamanan pasien, sesuai dengan kondisi fisik dan fungsi kognitif  pasien dan riwayat penyakit terdahulu pasien
  3. Menghindarkan lingkungan yang berbahaya (misalnya memindahkan perabotan)
  4. Memasang side rail tempat tidur
  5. Menyediakan tempat tidur yang nyaman dan bersih
  6. Menempatkan saklar lampu ditempat yang mudah dijangkau pasien.
  7. Membatasi pengunjung
  8. Memberikan penerangan yang cukup
  9. Menganjurkan keluarga untuk menemani pasien.
  10. Mengontrol lingkungan dari kebisingan
  11. Memindahkan barang-barang yang dapat membahayakan
  12. Berikan penjelasan pada pasien dan keluarga atau pengunjung adanya perubahan status kesehatan dan penyebab penyakit.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Maryam RS,ekasari,MF,dkk .2008.mengenal usia lanjut dan perawatannya.Jakarta:salemba medika
  2. Pranaka, Kris. 2010. Buku Ajar Boedhi Darmojo Geriatri (Ilmu Kesehatan Usia Lanjut). Edisi 4. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
  3. Pudjiastuti SS, Budi Utomo. 2003. Fisioterapi pada Lansia. Jakarta: EGCStockslager, Jaime L . 2008. Asuhan Keperawatan Geriatrik. Edisi 2. Jakarta :EGC
  4. Stanley M, Patricia GB.2006. Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Edisi 2. Jakarta: EGC
  5. Tamher,s,noorkasiani.2009.kesehatan usia lanjut dengan pendekatan asuhan    keperawatan.Jakarta:salemba medika

Sumber : Perawat Kita Satu


Demikianlah artikel kami dengan judul Askep Gangguan penglihatan (Part 2). Semoga apa yang kami sajikan diatas membatu dan bermnafaat bagi teman-teamn semuanya.

Oke Sekianlah artikel kami yang membahas mengenai Askep Gangguan penglihatan (Part 2), semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua, dan jangan lupa share artikel kami ini jika bermanfaat dan tetap mencantumkan link blog kami. Jangan bosan untuk membaca artikel lainnya disini, Sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

0 komentar